Menyenangkan Hati Tuhan

Menyenangkan Hati Tuhan
Menyenangkan Hati Tuhan

Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.

(1 tesalonika 4:1)

Menurut pemahaman saya yang masih belajar Firman Tuhan, adalah…. kata “kami” memeiliki pengertian dari Pihak paulus dan para pelayan sekerja nya, dan kata “kamu” itu adalah jemaat di tesalonika, seperti yang tertulis di 1tes 1:1 “Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu. “

Jadi Paulus dan rombongannya telah mengajarkan bagaimana cara nya berkenan kepada Tuhan dan yang luar biasa para jemaat di tesalonika pun melakukan apa yang di ajarkan oleh Paulus. Saya menyimpulkan bahwa orang-orang di tesalonika melakukan semua apa yang di ajarkan Paulus 100% tanpa ada kesalahan.hala itu di tegaskan dengan perkataan “hal itu memang telah kamu turuti” Namun demikian ternyata Paulus masih kurang puas karena apa yang di lakukan jemaat yang hanya seperti seorang prajurit yang menerima perintah dari pemimpinnya tapi bukan melakukan dari hati. Dengan kata lain Paulus ingin menekankan, segala perbuatan jemaat yang di lakukan tidak dengan hati maka itu bukanlah yang di inginkan Tuhan. Tuhan ingin jemaat Tesalonika melakukan setiap perbuatan baik itu muncul dari hati, bukan supaya dipandang orang supaya terlihat “baik” atau terlihat “rohani” atau terlihat seorang Kristen.

Jemaat di Tesalonika tidak jauh berbeda dengan jemaat di dunia ini sekarang ini. Melakukan segala pelayanan namun tidak dari hati, melakukan segala perbuatan baik agar terlihat rohani. Terlalu banyak roh agamawi didalam dunia ini. Namun segala pelayanan yang kita lakukan dan perbuatan baik itu dianggap tidak berkenan kepada Tuhan karena tidak muncul dari hati. Misalkan saja seorang majelis di sebuah gereja tampak rohani namun di dalam rumahnya tidak menjadi berkat bagi keluarganya. Atau seorang yang mengaku Kristen namun tidak pernah bangun pagi mencari wajah Tuhan.

Mari saya perkecil tentang perbuatan yang berkenan kepada Tuhan. Misalkan Jika terjadi perselisihan/pertengkaran kecil antara anda dan salah satu anggota gereja dan anggap saja yang bersalah adalah bukan anda tetapi teman anda tersebut. Salah satu cara mendamaikan hubungan anda dengan teman anda adalah dengan cara ada yang mengalah untuk meminta maaf terlebih dahulu. Menurut anda, manakah yang di senangi Tuhan, antara anda meminta maaf terlebih dahulu atau menunggu teman anda yang meminta maaf.

Tuhan ingin dimana pun kita berada, baik di kantor, dalam keluarga, dalam kesendirian, di tempat ibadah atau dimanapun kita adalah sangat baik jika kita melakukan perbuatan yang di senangi Tuhan sehingga kita bukan lagi melakukan perbuatan baik supaya dilihat orang menjadi orang baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *